Kenduri

Memperingati hari kematian adalah upacara yang diselenggarakan ketika  ada salah seorang saudara muslim yang meningal dunia. Peringatan ini dilakukan setelah penguburan jenazah. Tradisi ini biasa disebut dengan kenduri (“kenduren” dalam bahasa Jawa). Ritual ini mengandung beberapa acara yang kita kenal, seperti; ta’ziyah, membaca tahlil, surat Yasin atau ayat-ayat al-Quran yang ditujukan kepada arwah yang meninggal dunia dengan maksud memintakan ampunan dosa. Biasanya dilakukan pada hari petama, tiga hari, tujuh hari, empat puluh hari, seratus hari, satu tahun hingga seribu hari. Yang menjadi pertanyaan kita apakah ritual semisal ini juga dilandaskan dengan tradisi di masa Nabi Saw., para Sahabat, Tabi’in, Tabi’i Tabi’in dan para imam madzhab, ataukah warisan dari tradisi masyarakat Hindu dan Budha di pulau Jawa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: